Berkumpul di Lirboyo Kiai Sepuh Serukan Penegakan Hukum yang Berkeadilan dan Bermartabat

Kediri – Puluhan kiai sepuh dari berbagai daerah berkumpul di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri Rabu (21/10). Beliau menyampaikan keprihatinan terhadap penegakan hukum di Indonesia. Mereka berharap pemerintah dan aparat penegak hukum memastikan proses peradilan berjalan secara adil dan bermartabat, termasuk dalam perkara yang menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.

Juru bicara yang mewakili para kiai sepuh, KH Muhibbul Aman Ali, mengatakan pertemuan tersebut dilandasi keprihatinan terhadap praktik penegakan hukum yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Menurutnya, persoalan hukum yang terjadi saat ini tidak hanya berkaitan dengan perkara Gus Yaqut, tetapi juga menjadi bagian dari perhatian lebih luas terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan penegakan hukum di Indonesia.

“Kami melihat bahwa keadilan yang bermartabat ini sungguh memprihatinkan. Ada banyak kasus yang nampak dalam kehidupan kita, tidak hanya Gus Yaqut, ada lain-lainnya yang menurut kami perlu mendapat tanggapan serius dari pemerintah,” kata KH Muhibbul Aman Ali.

Ia menambahkan, para kiai turut menyoroti fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan perkara Gus Yaqut. Menurutnya, terdapat perbedaan antara fakta persidangan yang disampaikan secara terbuka dengan dakwaan, termasuk keterangan sejumlah saksi yang disebut mencabut kesaksiannya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu alasan para kiai menyuarakan harapan agar proses peradilan benar-benar mempertimbangkan fakta yang terungkap di persidangan.

Senada dengan itu, KH Muhyiddin Ishak mengingatkan aparat penegak hukum, termasuk KPK dan kejaksaan, agar menjalankan tugas secara adil dan bermartabat.

Ia mengibaratkan peran kiai dalam kehidupan bangsa dengan sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Menurutnya, dukungan moral para ulama memiliki arti penting dalam menghadapi persoalan besar yang menyangkut kepentingan masyarakat.

“Saya ingatkan teman-teman penegak hukum KPK dan kejaksaan, jangan seenaknya. Ini kiai-kiai sudah mulai merasa tersinggung,” ujarnya.

KH Muhyiddin berharap aparat penegak hukum segera memastikan prinsip keadilan diterapkan dalam setiap proses hukum. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terus kehilangan kepercayaan terhadap proses peradilan.

“Cuma tolong sikap penegakan hukum yang berkeadilan dan bermartabat ini segera ditegakkan jangan sampai rakyat terus menggeruduk ke pengadilan,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Comment